English  Bahasa Indonesia 

 

Login to your account

Username
Password *
Remember Me
Senin, 29 April 2013

Ojek, Inovasi di Tengah Macetnya Kota Jakarta

Written by 
Rate this item
(3 votes)

Di tengah hiruk-pikuk dan macetnya kota Jakarta, penduduk Jakarta memerlukan suatu sarana transportasi yang murah, cepat, dan efisien. Terkadang masyarakat mengalami dilema, haruskah memilih taksi yang cenderung cepat dan adanya pendingin ruangan yang merupakan sebuah oase di tengah panasnya udara Jakarta, atau lebih baik memilih sarana transportasi umum seperti Kopaja atau Metro Mini yang notabene lebih murah tetapi cenderung tidak aman dan memakan waktu yang lebih lama karena adanya tradisi ngetem?

"Ojek atau ojeg, merupakan transportasi informal, yang berarti tidak terdaftar secara resmi dan tidak ada izin resmi pula dari Pemerintah"

Diantara kedua pilihan tersebut, munculah sebuah fasilitas brilian yang kita sebut dengan OJEK. Ojek atau ojeg, merupakan transportasi informal, yang berarti tidak terdaftar secara resmi dan tidak ada izin resmi pula dari Pemerintah.

Ojek ada dalam bentuk ojek motor dan ojek sepeda. Namun, sekarang ojek sepeda sudah mulai jarang kita temui. Tata cara untuk menyewa ojek adalah: sebelum menaiki motor ojek tersebut, penumpang akan memberitahu arah yang dituju. Sesudah itu, sang pengemudi akan memberi kisaran harga yang dapat kita tawar. Setelah terjadi kesepakatan, barulah kita siap untuk memakai jasa ojek tersebut.

Seiring dengan perkembangan teknologi, sekarang banyak bermunculan sistem penyewaan ojek modern yang dilengkapi dengan argo, nomor armada, dan sistem pemesanan dengan call center. Namun, modern ataupun manual, baru atau lama, ojek tetaplah merupakan pilihan yang tepat bagi anda yang terjebak dalam kesibukan lalu lintas Jakarta.

 

Copyright © Describe Indonesia 2013.All Rights Reserved.
Developed by WE-R3 web solution.